Alat-Alat Kb Yg Dimasukkan Dalam Rahim
Ada beberapa jenis alat KB yang bekerja dari dalam rahim untuk mencegah pembuahan sel telur oleh sperma. Biasanya alat ini disebut spiral, atau dalam bahasa Inggrisnya Intra-Uterine Devices, disingkat IUD.
Tergantung jenis spiral apa yang dipakai, spiral sanggup bertahan dalam rahim dan terus menghambat pembuahan hingga 10 tahun lamanya. setelah itu harus dikeluarkan dan diganti.
Bahan spiral yang paling umum digunakan ialah plastic, atau plastic bercampur tembaga.
PENTING!
Spiral tidak melindungi Anda dari aneka macam penyakit yang menular melalui hubungan seksual, termasuk HIV/AIDS. Bukan cuma itu saja, spiral akan memperparah penyakit Anda, mengakibatkan komplikasi-komplikasi serius, umpamanya radang ekspresi rahim yang sanggup menciptakan Anda kehilangan kesuburan (mandul).
Jangan menggunakan spiral bila Anda :
hamil atau kemungkinan hamil
- berisiko tinggi terkena penyakit yang menular lewat hubungan seks (bila Anda punya pasangan seksual lebih dari 1, atau bila suami/pasangan Anda punya pasangan lain).
- pernah mengalami bisul susukan peranakan atau rahim, atau bisul setelah persalinan/sesudah aborsi.
- pernah hamil di luar rahim (hamil dalam susukan fallopian).
- Mendapat haid yang “berat” (darah yang keluar sangat banyak) diserat rasa sakit yang hebat.
- sangat kekurangan darah merah (anemia)
- belum pernah hamil.
Efek-efek samping:
Seminggu pertama, mungkin ada pendarahan kecil. Ada perempuan-perempuan pemakai spiral yang mengalami perubahan haid, menjadi lebih ‘berat’ dan lebih lama, bahkan lebih menyakitkan. Tetapi biasanya semua tanda-tanda ini akan lenyap dengan sendirinya setelah 3 bulan.
Tanda-tanda peringatan adanya masalah:
Problema kesehatan yang paling berbahaya tanggapan pemakaian spiral ialah terjadinya radang ekspresi rahim. Kebanyakan ini terjadi pada masa 3 bulan pertama, tetapi umumnya bukan tanggapan spiral itu sendiri. Pada penderitanya sudah terkena bisul saat spiral dipasang. Inilah sebabnya Anda harus memeriksakan kondisi seputar vagina dan rahim sebelum memasang spiral, sehingga bila ada tanda-tanda bisul pemasangan spiral sanggup dibatalkan. Kalau kondisi ekspresi rahim biasa-biasa saja tapi tak urung Anda terkena radang juga, barangkali pemasang spiral (perawat, bidan, dokter, atau siapa saja di pos pelayanan KB atau puskesmas) tidak memasang spiral dalam kondisi steril atau benar-benar higienis dan aman. Hati-hatilah menentukan di mana saja atau pada siapa meminta layanan ini.
Bila muncul salah satu atau beberapa tanda yang akan kami sebutkan di bawah ini, temui pekerja kesehatan yang terlatih atau segeralah ke rumah sakit :
- Anda terlambat bulan.
- Anda merasa sakit di bawah perut atau di vagina selama bekerjasama seks.
- Anda mengalami keputihan yang parah (keluar cairan berbau busuk dari vagina)
- Anda tak lezat badan, demam, atau menggigil.
- Tali spiral Anda hilang, lebih pendek, atau lebih panjang dari baisanya.
- Ketika bekerjasama seks, pasangan Anda sanggup mencicipi adanya spiral (bukan hanya talinya saja).
Bila Anda ingin menghentikan pemakaian spiral:
Segera kunjungi pekerja kesehatan yang memasangnya, atau yang terlatih. Jangan coba-coba mencopot spiral sendiri di rumah. Segere setelah spiral di lepas, Anda sudah sanggup hamil lagi.
Comments
Post a Comment