Gangguan Dan Duduk Perkara Haid Dalam Sistem Reproduksi
KlasifikasiGangguan haid dan siklusnya dalam masa reproduksi sanggup digolongkan dalam :
- Kelainan dalam banyaknya darah dan lamanya perdarahan pada haid : Hipermenorea atau menoragia dan Hipomenorea
- Kelainan siklus : Polimenorea; Oligomenorea; Amenorea
- Perdarahan di luar haid : Metroragia
- Gangguan lain yang ada kekerabatan dengan haid : Pre menstrual tension (ketegangan pra haid); Mastodinia; Mittelschmerz (rasa nyeri pada ovulasi) dan Dismenorea
Kelainan Dalam Banyaknya Darah Dan Lamanya Perdarahan Pada Haid
Hipermenorea atau Menoragia
Definisi
Perdarahan haid lebih banyak dari normal atau lebih usang dari normal (lebih dari 8 hari), kadang disertai dengan bekuan darah sewaktu menstruasi.
Sebab-sebab
- Hipoplasia uteri, sanggup mengakibatkan amenorea, hipomenorea, menoragia. Terapi : uterotonika
- Asthenia, terjadi lantaran tonus otot kurang. Terapi : uterotonika, roborantia.
- Myoma uteri, disebabkan oleh : kontraksi otot rahim kurang, cavum uteri luas, bendungan pembuluh darah balik.
- Hipertensi
- Dekompensio cordis
- Infeksi, contohnya : endometritis, salpingitis.
- Retofleksi uteri, dikarenakan bendungan pembuluh darah balik.
- Penyakit darah, contohnya Werlhoff, hemofili
Tindakan Bidan
Memberikan anti perdarahan menyerupai ergometrin tablet/injeksi; KIEM untuk investigasi selanjutnya; Merujuk ke akomodasi yang lebih tinggi dan lengkap.
Hipomenorea
Definisi
Adalah perdarahan haid yang lebih pendek dan atau lebih kurang dari biasa.
Sebab-sebab
Hipomenorea disebabkan oleh lantaran kesuburan endometrium kurang akhir dari kurang gizi, penyakit menahun maupun gangguan hormonal.
Tindakan Bidan
Merujuk ke akomodasi yang lebih tinggi dan lengkap.
Kelainan Siklus
Polimenorea atau Epimenoragia
Definisi
Adalah siklus haid yang lebih memendek dari biasa yaitu kurang 21 hari, sedangkan jumlah perdarahan relatif sama atau lebih banyak dari biasa.
Sebab-sebab
Polimenorea merupakan gangguan hormonal dengan umur korpus luteum memendek sehingga siklus menstruasi juga lebih pendek atau sanggup disebabkan akhir stadium proliferasi pendek atau stadium sekresi pendek atau lantaran keduanya.
Terapi
Stadium proliferasi sanggup diperpanjang dengan hormon estrogen dan stadium sekresi memakai hormon kombinasi estrogen dan progesteron.
Oligomenorea
Definisi
Adalah siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama.
Sebab-sebab
Perpanjangan stadium folikuller; perpanjangan stadium luteal; kedua stadium menjadi panjang; efek psikis; efek penyakit : TBC
Terapi
Oligomenorea yang disebabkan ovulatoar tidak memerlukan terapi, sedangkan jika mendekati amenorea diusahakan dengan ovulasi.
Amenorea
Definisi
Adalah keadaan tidak tiba haid selama 3 bulan berturut-turut.
Klasifikasi
- Amenorea Primer, apabila belum pernah tiba haid hingga umur 18 tahun.
- Amenorea Sekunder, apabila berhenti haid sehabis menarche atau pernah mengalami haid tetapi berhenti berturut-turut selama 3 bulan.
Sebab-sebab
Fisiologis; terjadi sebelum pubertas, dalam kehamilan, dalam masa laktasi maupun dalam masa menopause; gangguan pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium; kelainan kongenital; gangguan sistem hormonal; penyakit-penyakit lain; ketidakstabilan emosi; kurang zat makanan yang memiliki nilai gizi lebih.
Terapi
Terapi pada amenorea, tergantung dengan etiologinya. Secara umum sanggup diberikan hormon-hormon yang merangsang ovulasi, iradiasi dari ovarium dan pengembalian keadaan umum, menyeimbangkan antara kerja-rekreasi dan istirahat.
Perdarahan di luar haid
Metroragia
Definisi
Adalah perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan haid.
Klasifikasi
- Metroragia oleh lantaran adanya kehamilan; menyerupai abortus, kehamilan ektopik.
- Metroragia diluar kehamilan.
Sebab-sebab
- Metroragia diluar kehamilan sanggup disebabkan oleh luka yang tidak sembuh; carcinoma corpus uteri, carcinoma cervicitis; peradangan dari haemorrhagis (seperti kolpitis haemorrhagia, endometritis haemorrhagia); hormonal.
- Perdarahan fungsional : a) Perdarahan Anovulatoar; disebabkan oleh psikis, neurogen, hypofiser, ovarial (tumor atau ovarium yang polikistik) dan kelainan gizi, metabolik, penyakit akut maupun kronis. b) Perdarahan Ovulatoar; akhir korpus luteum persisten, kelainan pelepasan endometrium, hipertensi, kelainan darah dan penyakit akut ataupun kronis.
Terapi : kuretase dan hormonal.
Gangguan Lain Yang Ada Hubungan Dengan Haid
Pre Menstrual Tension (Ketegangan Pra Haid)
Ketegangan sebelum haid terjadi beberapa hari sebelum haid bahkan hingga menstruasi berlangsung. Terjadi lantaran ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterom menjelang menstruasi. Pre menstrual tension terjadi pada umur 30-40 tahun.
Gejala klinik dari pre menstrual tension ialah gangguan emosional; gelisah, susah tidur; perut kembung, mual muntah; payudara tegang dan sakit; terkadang merasa tertekan
Terapi
Olahraga, perubahan diet (tanpa garam, kopi dan alkohol); mengurangi stress; konsumsi antidepressan jika perlu; menekan fungsi ovulasi dengan kontrasepsi oral, progestin; konsultasi dengan tenaga ahli, KIEM untuk investigasi lebih lanjut.
Mastodinia atau Mastalgia
Definisi
Adalah rasa tegang pada payudara menjelang haid.
Sebab-sebab
Disebabkan oleh dominasi hormon estrogen, sehingga terjadi retensi air dan garam yang disertai hiperemia didaerah payudara.
Mittelschmerz (Rasa Nyeri pada Ovulasi)
Definisi
Adalah rasa sakit yang timbul pada perempuan ketika ovulasi, berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari di pertengahan siklus menstruasi. Hal ini terjadi lantaran pecahnya folikel Graff. Lamanya sanggup beberapa jam bahkan hingga 2-3 hari. Terkadang Mittelschmerz diikuti oleh perdarahan yang berasal dari proses ovulasi dengan tanda-tanda klinis menyerupai kehamilan ektopik yang pecah.
Dismenorea
Definisi
Adalah nyeri sewaktu haid. Dismenorea terjadi pada 30-75 % perempuan dan memerlukan pengobatan. Etiologi dan patogenesis dari dismenore hingga kini belum jelas.
Klasifikasi
- Dismenorea Primer (dismenore sejati, intrinsik, esensial ataupun fungsional); ialah nyeri haid yang terjadi semenjak menarche dan tidak terdapat kelainan pada alat kandungan. Sebab : psikis; (konstitusionil: anemia, kelelahan, TBC); (obstetric : cervic sempit, hyperanteflexio, retroflexio); endokrin (peningkatan kadar prostalandin, hormon steroid seks, kadar vasopresin tinggi). Etiologi : nyeri haid dari belahan perut menjalar ke kawasan pinggang dan paha, terkadang disertai dengan mual dan muntah, diare, sakit kepala dan emosi labil. Terapi : psikoterapi, analgetika, hormonal.
- Dismenorea Sekunder; terjadi pada perempuan yang sebelumnya tidak mengalami dismenore. Hal ini terjadi pada kasus infeksi, mioma submucosa, polip corpus uteri, endometriosis, retroflexio uteri fixata, gynatresi, stenosis kanalis servikalis, adanya AKDR, tumor ovarium. Terapi : causal (mencari dan menghilangkan penyebabnya).
Referensi
Adobe Reader-[cdk_133_obstertri_dan_ginekologi.pdf]. Junizar, Galya, dkk, 2001. Pengobatan Dismenore Secara Akupuntur. KSMF Akupunktur Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Ciptomangunkusumo. Jakarta.
Adobe Reader-[Amenorea.pdf].
Bagian Obstetric dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 1981. Ginekologi. Elstar Offset, Bandung.
Manuaba, IBG, 1999. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Arcan. Jakarta.
Manuaba, IBG, 1998. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. EGC. Jakarta.
Rabe, Thomas, 2002. Buku Saku Ilmu Kandungan, Hipokrates, Jakarta.
Sarwono, 1999. Ilmu Kandungan. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta.
Scoot, J. 2002. Buku Saku Obstetri & Ginekologi. Jakarta, Widya Medika.
Comments
Post a Comment