Pengetahuan Ibu Nifas Perihal Gizi
Pengetahuan merupakan hasil dari tahu sesudah orang melaksanakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu melalui panca indera manusia, yaitu indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba, dimana sebagian besar pengetahuan insan diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang
Pengetahuan yaitu kesan didalam pikiran seseorang sebagai hasil penggunaan panca inderanya, yang berbeda sekali dengan kepercayaan dan penerangan-penerangan yang keliru
Berpijak dari pendapat Notoatmojo dan Soekanto, pengetahuan yaitu hasil tahu dan kesan didalam pikiran seseorang sebagai hasil penggunaan panca inderanya.
Dalam masa nifas ibu membutuhkan gizi yang cukup. Gizi pada ibu menyusui sangat akrab kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat diharapkan untuk tumbuh kembang bayi. Kualitas dan jumlah masakan yang dikonsumsi ibu sangat besar lengan berkuasa pada jumlah ASI yang dihasilkan, ibu menyusui disarankan memperoleh suplemen zat masakan 800 Kkal yang dipakai untuk memproduksi ASI dan untuk aktifitas ibu itu sendiri
Sebuah teori, maternal depletion syndrome menyatakan bahwa status gizi ibu sesudah tragedi kehamilan dan persalinan, kemudian diikuti masa laktasi, tidak segera pulih dan ditambah lagi pemenuhan gizi yang kurang, jumlah paritas yang banyak dengan jarak kehamilan yang pendek, akan menyebabkan ibu mengalami drainage gizi. Akibatnya ibu akan berada dalam status gizi yang kurang dengan akhir lebih lanjut pada ibu dan anaknya. Oleh alasannya yaitu itu, ibu yang menyusui anaknya harus diberikan pengetahuan wacana gizi.
Soal gizi ibu hamil maupun nifas, di mana jikalau gizi yang dibutuhkan, hampir mirip, tetap berpedoman pada 4 sehat 5 tepat dengan sajian seimbang. Kuantitas dan kualitas masakan ibu yang baik pada ketika hamil maupun mana nifas akan mempengaruhi produksi ASI. Jika keadaan gizi ibu baik secara kuantitas, akan terproduksi ASI lebih banyak daripada ibu dengan gizi kurang. Sedangkan secara kualitas tidak banyak dipengaruhi kecuali lemak, vitamin dan mineral.
Pada dasarnya sajian untuk ibu hamil dan menyusui porsi makan baik nasi maupun lauk pauknya lebih banyak daripada sebelum hamil dan menyusui. Pesan penting bagi ibu menyusui antara lain (a) banyak makan sayuran yang bermacam-macam dan banyak minum sedikitnya 8 gelas sehari, (b) pemakaian bumbu jangan terlalu merangsang, tidak pedas, dan (c) tetap memperhatikan kecukupan gizi rata-rata dianjurkan (2900 k.kal.)
Gizi Ibu dalam masa Nifas
Ibu menyusui harus :
- Mengkomsumsi suplemen 500 kalori setiap hari
- Makan dengan diet berimbang untuk mendapat protein, mineral dan vitamin yang cukup
- Minum sedikitnya 3 liter air setiap hari (anjurkan ibu minum setiap kali menyusui)
- Pil zat besi (sulfas/glukonas ferrosus) harus diminum untuk menambah xat gizi setidaknya selama 40 haro pasca bersalin (setelah melahirkan)
- Minum kapsul vitamin A (200.000 unit) semoga sanggup memperlihatkan vitamin A kepada anaknya melalui ASI (Air Susu Ibu)-nya
Comments
Post a Comment